Pemrograman Terstruktur STATEMEN KENDALI / PERCABANGAN
STATEMEN KENDALI / PERCABANGAN
Statemen kendali digunakan untuk mengambil suatu keputusan atau memilih bagian program yang akan dikerjakan sesuai dengan kondisi atau syarat yang diberikan. Percabangan yaitu suatu pemilihan statemen yang akan dieksekusi dimana pemilihan tersebut didasarkan atas kondisi tertentu.
Statemen-statemen di atas memerlukan suatu kondisi atau syarat sebagai dasar pengambilan keputusan. Salah satu kondisi yang umum digunakan adalah berupa keadaan benar atau salah (true or false).
Dalam Bahasa C ada 2 statemen,yaitu :
1. IF
• Statemen if
• Statemen if-else, dan
2. SWITCH
A. Struktur satu kondisi
Struktur ini merupakan struktur yang paling sederhana karena hanya melibatkan satu buah ekspresi yang akan diperiksa. Jika kondisi salah, tidak akan mengerjakan apapun didalam instruksi IF (langsung menuju ke instruksi berikutnya).


Contoh:
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
main(){
int nilai;
cout<<”Masukkan Nilai = ”;cin>>nilai;
if (nilai>0)
cout<<”Angkanya adalah bilangan positif”;
getch();}
B. Struktur dua kondisi
Struktur percabangan jenis ini sedikit lebih kompleks bila dibandingkan dengan struktur yang hanya memiliki satu buah kondisi.
Strukturnya yaitu :
if (kondisi)
{ statemen_jika_kondisi_terpenuhi; }
else
{ statemen_jika_kondisi_tidak_terpenuhi; }
Contoh:

C. Struktur tiga kondisi
Percabangan jenis ini merupakan perluasan dari struktur percabangan dengan satu dan dua kondisi. Strukturnya yaitu :
if (kondisi_1)
{statemen_jika_kondisi_1_terpenuhi;}
else if (kondisi_2)
{statemen_jika_kondisi_2_terpenuhi;}
else if (kondisi_3)
{statemen_jika_kondisi_3_terpenuhi;}
else
{statemen_jika_semua_kondisi_diatas_tdk_terpenuhi;}

Contoh:

Syntax (Aturan Penulisan) :
IF ekspresi/kondisi 1
statemen 1
ELSE
IF ekspresi/kondisi 2
Statemen 2
ELSE
statemen 3
Contoh Kasus :
Jika nilai UAS >= 65 maka siswa dinyatakan LULUS
jika tidak maka :
Jika Absensi siswa >= 80 maka siswa dinyatakan LULUS
jika tidak maka siswa dinyatakan TIDAK LULUS
Solusi :
IF (nilai_UAS >= 65)
cout<<“Siswa dinyatakan lulus”;
ELSE
IF (absensi_siswa >= 80)
cout<<“Siswa dinyatakan lulus”;
ELSE
cout<<“Siswa dinyatakan tidak lulus”;
SWITCH
Selain menggunakan struktur if, C++ juga mempunyai percabangan dengan menggunakan switch. Bentuk umum struktur percabangan switch yaitu :
switch (ekspresi) {
case nilai_konstanta1 :
statemen(pernyataan);
break;
case nilai_konstanta2 :
statemen(pernyataan);
break;
…….
default :
statemen(pernyataan)_alternatif;
}
Contoh:
Statemen kendali digunakan untuk mengambil suatu keputusan atau memilih bagian program yang akan dikerjakan sesuai dengan kondisi atau syarat yang diberikan. Percabangan yaitu suatu pemilihan statemen yang akan dieksekusi dimana pemilihan tersebut didasarkan atas kondisi tertentu.
Statemen-statemen di atas memerlukan suatu kondisi atau syarat sebagai dasar pengambilan keputusan. Salah satu kondisi yang umum digunakan adalah berupa keadaan benar atau salah (true or false).
Dalam Bahasa C ada 2 statemen,yaitu :
1. IF
• Statemen if
• Statemen if-else, dan
2. SWITCH
IF
A. Struktur satu kondisi
Struktur ini merupakan struktur yang paling sederhana karena hanya melibatkan satu buah ekspresi yang akan diperiksa. Jika kondisi salah, tidak akan mengerjakan apapun didalam instruksi IF (langsung menuju ke instruksi berikutnya).
Contoh:
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
main(){
int nilai;
cout<<”Masukkan Nilai = ”;cin>>nilai;
if (nilai>0)
cout<<”Angkanya adalah bilangan positif”;
getch();}
B. Struktur dua kondisi
Struktur percabangan jenis ini sedikit lebih kompleks bila dibandingkan dengan struktur yang hanya memiliki satu buah kondisi.
Strukturnya yaitu :
if (kondisi)
{ statemen_jika_kondisi_terpenuhi; }
else
{ statemen_jika_kondisi_tidak_terpenuhi; }
Contoh:
C. Struktur tiga kondisi
Percabangan jenis ini merupakan perluasan dari struktur percabangan dengan satu dan dua kondisi. Strukturnya yaitu :
if (kondisi_1)
{statemen_jika_kondisi_1_terpenuhi;}
else if (kondisi_2)
{statemen_jika_kondisi_2_terpenuhi;}
else if (kondisi_3)
{statemen_jika_kondisi_3_terpenuhi;}
else
{statemen_jika_semua_kondisi_diatas_tdk_terpenuhi;}
Contoh:
Percabangan bersarang
(lebih dari 2 kondisi pemecahan)
(lebih dari 2 kondisi pemecahan)
Syntax (Aturan Penulisan) :
IF ekspresi/kondisi 1
statemen 1
ELSE
IF ekspresi/kondisi 2
Statemen 2
ELSE
statemen 3
Contoh Kasus :
Jika nilai UAS >= 65 maka siswa dinyatakan LULUS
jika tidak maka :
Jika Absensi siswa >= 80 maka siswa dinyatakan LULUS
jika tidak maka siswa dinyatakan TIDAK LULUS
Solusi :
IF (nilai_UAS >= 65)
cout<<“Siswa dinyatakan lulus”;
ELSE
IF (absensi_siswa >= 80)
cout<<“Siswa dinyatakan lulus”;
ELSE
cout<<“Siswa dinyatakan tidak lulus”;
SWITCH
Selain menggunakan struktur if, C++ juga mempunyai percabangan dengan menggunakan switch. Bentuk umum struktur percabangan switch yaitu :
switch (ekspresi) {
case nilai_konstanta1 :
statemen(pernyataan);
break;
case nilai_konstanta2 :
statemen(pernyataan);
break;
…….
default :
statemen(pernyataan)_alternatif;
}
Contoh:
Komentar
Posting Komentar