Pemrograman Terstruktur Looping/Perulangan
Loop atau perulangan adalah suatu bentuk kegiatan mengulang suatu statement sampai batas yang diinginkan. Dalam pemograman Loop atau perulangan sangat berguna sekali. Kegunaan sederhana dalam perulangan terlukis seperti ini: Jika kita ingin menuliskan kata “saya nurna” sebanyak seribu kali maka kita harus membuat seribu baris kata “saya nurna” dalam kode pemrogaman kita. Tapi dengan adanya perulangan maka kita hanya cukup menuliskan 5 sampai 7 baris kode saja. Dalam praktek sebenarnya, tentu saja perulangan sangat membantu sekali. Misal untuk memuat seluruh isi table dari sebuah database dimana datanya ingin kita tampilkan.
Pada C++ dikenal
tiga macam bentuk perulangan, yaitu :
1.
Pernyataan
while
2.
Pernyataan
do-while
3.
Pernyataan
for
1. FOR
for(inisialisasi;syarat;penambahan)
pernyataan;
pernyataan;
Perulangan
dengan teknik ini dikontrol oleh tiga bagian yang ada dalam tanda kurung dan
masing-masing bagian ini dipisahkan oleh titik-koma. Pada bagian
pertama(inisialisasi ekspresi), sebuah variabel akan di deklarasikan sebagai
sebuah titik awal dari perulangan, biasanya variable ini mempunyai tipe data
integer atau float. Sementara pada bagian kedua disinilah perulangan akan
diperiksa apakah masih memenuhi syarat atau tidak, jika masih memenuhi syarat
maka statement dibawahnya akan di eksekusi. Sedangkan bagian ketiga adalah
bagian dimana jika bagian kedua masih memenuhi syarat maka nilai variabel akan
ditambahkan sesuai dengan syarat yang dituliskan. Bagian ketiga ini secara
otomatis akan tidak dibaca oleh program jika kondisi pada bagian ke-dua sudah
tidak lagi memenuhi syarat, dan perulangan pun menjadi terhenti. Untuk lebih
jelasnya perhatikan potongan contoh berikut ini:
2. While
While (ungkapan)
Pernyataan;
Keterangan :
- · Bagian pernyataan akan dieksekusi selama ungkapan dalam while bernilai benar
- · Pengujian terhadap ungkapan pada while dilakukan sebelum bagian pernyataan
- · Kemingkinan pernyataan pada while tidak dijalankan sama sekali jika bertemu kondisi yang pertama kali bernilai salah
Perulangan dengan
menggunakan teknik while ini sebenarnya adalah suatu bentuk perulangan yang
memodifikasi teknik pencabangan (branching) secara kasar. Pernyataan yang ada
didalam blok perulangan akan dieksekusi dengan cara memeriksa ekspresi yang
ada, sepanjang ekspresi bernilai true maka statement akan terus di eksekusi.
Variabel sebagai kontrol perulangan bentuk ini diinisialisai di luar blok
perulangan ini. Dan penambahan atau increment nilai variabel berada didalam
blok perulangan ini. Kelebihan perulangan dengan bentuk ini adalah variabel
yang dideklarasikan tidak hanya bertipe integer atau float saja namun bisa juga
bertipe boolean atau string. Perhatikan contoh program perulangan dengan
menggunakan bentuk ini yang memakai variabel bertipe integer sebagai kontrol
perulangannya:
int i=0;
while(i<=10000){
cout<<“Saya Nurna”;
i++;
}
3. Do While
do-while memiliki urutan yang terbalik dibandingkan
dengan while dan memiliki perbedaan utama, yaitu : bahwa do while pernyataan
dijalankan terlebih dahulu minimal satu kali, sedangkan pada while memungkinkan
pernyataan sama sekali tidak dijalankan apabila kondisi Boolean pada saat
pertama kali sudah salah.
do
{
pernyataan 1;
pernyataan 2;
}
while (ungkapan)
#include <conio.h>
main() {
int a=5,i=1;
while (i<=10)
{ cout<<"\nNilai ke “
<<i<<" = "<<a;
a+=5;
i++; }
getch();}

Komentar
Posting Komentar